Sebagai kaum milenial, pastinya kamu pernah mendengar Startup atau mungkin kamu sendiri sedang membuat startup? Ya, startup atau usaha rintisan kiat santer terdengar di era digital. Betapa tidak, saking terkenalnya, banyak sekali startup bermunculan. Namun sayangnya sedikit yang mampu bertahan dan tidak sedikit pula startup yang mati sebelum terkenal.

Sesungguhnya, kemana perginya startup yang gak terkenal ini, apakah mati ditelan bumi? Tentu saja tidak, mereka bisa saja melebur diri atau merger atau bahkan berganti nama, wujud dan rupa.

Tapi apapun yang terjadi, kita akan membahas tentang pengertian startup, sejarah dan contoh startup, mari ikuti penjelasan berikut.

Definisi Startup

Sederhananya, istilah startup adalah perusahaan atau bisnis yang baru saja dibangun dan dimulai. Namun bisnis yang dimaksud di sini terkait dengan dunia teknologi dan informasi yang terletak di internet. Ya, perusahaan startup ini bisa dibilang mayoritas kegiatan yang terkait dengan teknologi dan internet. Contoh sederhana adalah pasar (toko online), pengembang aplikasi, layanan online, dll.

Sejarah Startup

Lalu, kapan startup ini ada? Di Indonesia, sebenarnya sudah lama sejak tahun 1990-an. Dan mungkin Anda secara tidak sadar telah menjadi salah satu pengguna saat ini. Sebut saja Kaskus, salah satu forum paling terkenal di Indonesia, Anda pasti pernah mendengar atau memasukinya. Dan dengan kesuksesan sejumlah pendahulunya, kini semakin banyak orang ingin mencoba peruntungan di dunia startup.

Contoh Perusahaan Startup di Indonesia

Saat ini sebenarnya sangat banyak perusahaan startup di Indonesia. Mungkin Anda hanya tidak tahu atau bahkan tidak menyadari bahwa Anda sering menggunakannya. Ingin tahu? Silakan merujuk ke yang berikut ini.

Baca Juga:  Apa Perbedaan Teknologi Analog dan Teknologi Digital?

1. Bukalapak, Tokopedia, Shopee dll.

Siapa yang suka berbelanja online? Maka tentu saja Anda akrab dengan pasar seperti Bukalapak dan Tokedia. Layanan tersebut memang sangat membantu dalam mengamankan semua bentuk transaksi online. Dimana perusahaan ini menjadi pihak ketiga yang mengamankan transaksi jual beli sehingga kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan. Tentunya banyak orang masih tidak tahu bahwa mereka adalah perusahaan startup.

2. Gojek

Sejak beberapa tahun terakhir, layanan ojek online telah berkembang cukup pesat. Memang layanan mereka sangat bermanfaat dan praktis untuk dipesan di mana pun dan kapan pun. Tidak heran jika pertumbuhannya sangat cepat dan menjadi salah satu perusahaan besar saat ini.

3. Tiket.com

Sekarang era itu tidak ada yang online. Tidak hanya jual beli, bahkan tiket yang dulu harus antri melalui konter pun hilang. Banyak sekali layanan pembelian tiket online dan salah satunya adalah Tiket.com. Memulai bisnis pada tahun 2011, sekarang perusahaan bahkan ingin menjelajahi pasar asing. Ada banyak negara lain yang telah menjadi pasar mulai dari Cina, Malaysia, Australia dan bahkan Hong Kong.

4. Traveloka.com

Selain tiket.com, aplikasi pemesanan tiket pesawat dan hotel lainnya adalah traveloka. Startup yang satu ini sudah dapat dikatakan sebagai unicorn atau memiliki $ 1 milyar. Traveloka mulai beroperasi atau didirikan pada tahun 2012 oleh Ferry Unardi, Derianto Kusuma, dan Albert Zhang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *